Rabu, 06 Juli 2011
LALU?
Achy Breyvi
jemariku menari menyapu bersih setiap huruf di keyboard ini..
kala itu senja..
mentari takluk ketika malam menyeringai dari kejauhan..
dengan bermodalkan sebongkah harapan,.
aku terus bergerak berpindah dari kakiku ke kaki yang lain..
tapi,.
aku mulai kebingungan ..
semuanya terlihat samar - samar..
lalu ?
PARA DEWA SASTRA
Epi Pangkey
Setiap kali mereka datang...
Dari suara langkah kaki pun sudah menunjukkan identitas mereka...
Aku melihat mereka dari bawah...
Punggung mereka bercaya...
Mereka sangat TERANG...
Suara dan gerak gerik mereka lah yang selalu diperhatikan...
Aku...?
Aku adalah mata itu...
Rabu, 22 Juni 2011
SEMUANYA MEMBURU BAK DENTINGAN JARUM JAM BERGERAK MENJEJALI ANGKA 1 SAMPAI 12
(sebuah reportase pementasan)
Christy Sondey
Menjelang sore, pada kepadatan lalu-lintas Manado yang memuat ribuan kendaraan hilir- mudik, lebih kepada pemandangan sebuah kota besar namun kecil ruangnya, hingga besar kelihatan kecil, dan kecil kelihatan besar.
Ku pacu langkah kaki ini., segera.. itu kata yang memompa adrenalin sampai ke otak hingga kedua kaki terasa pegal,,waduh, mereka pasti jengkel dengan saya yang belum menunjukkan hidung ku yang mancung ini,,lebih parah lagi si Brandal sainganku itu,,bisa saja mensabotase semua pekerjaan yang ada,,nanti habis bagianku..hah.hah.hah,,
CELOTEH EPHIE
Epi Pangkey
Pada jaman dahulu kala...
Di sebuah dusun kecil...
seorang yang sangat miskin bernama Vick Chenorre hidup...
Hanya beralaskan tanah... dya hidup dengan makan pisang seadanya dan main laptop di areal wi-fi dusun itu...
Suatu hari seorang penyihir jahat bernama Ampuang Gedoan mengganggu ketertiban di daerah pinggir pantai...
OMBONG
Agnes Assa
Ombong ..
Sekarang perjalanan so amper stengah, rasa dingin so mlai sengat ja dpa rasa pa ta pe kulit ..
Ribut ! Ujang keras tambah deng guntur ...
Beking jantung ba pompa cpat ...
Kaca oto mulai ba ombong , jalan so mulai ndak ja dapa lia ...
Baele sopir pe mata masih terang ...
Tambah le, aksesoris salib da ta gantong di bawah kacang bayang beking torang percaya mo tiba deng selamat ....
Langganan:
Postingan (Atom)